Jumat, 28 Agustus 2026
Hot

Pantai Gading Ukir Sejarah: Lolos Babak Gugur Piala Dunia 2026

Timnas Pantai Gading mengukir sejarah di Piala Dunia 2026. Kemenangan atas Curacao memastikan mereka lolos ke babak 16 besar untuk kali pertama.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, PHILADELPHIA – Tim nasional Pantai Gading menorehkan sejarah baru dengan melaju ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya usai menaklukkan Curacao 2-0. Kamis (25/06/2026).

Kemenangan krusial ini memastikan Pantai Gading mengamankan posisi runner-up Grup E dengan enam poin. Hasil ini sekaligus mengakhiri perjuangan Curacao dalam debut mereka di turnamen sepak bola akbar tersebut.

Nicolas Pepe membuka keunggulan Pantai Gading pada menit ketujuh setelah memanfaatkan kerja sama apik dengan talenta muda Yan Diomande.

Diomande berhasil merebut bola dari barisan pertahanan Curacao sebelum menyodorkannya kepada Pepe yang tanpa kesulitan menceploskan bola.

Article ad in the middle of article

Pepe kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-64, mengukuhkan kemenangan timnya. Mantan penyerang Arsenal itu berhasil menyarangkan tendangan kaki kiri ke sudut atas gawang Curacao yang dijaga Eloy Room.

“Pesan saya kepada para penggemar adalah untuk menikmati kualifikasi bersejarah ini, merayakannya,” ujar manajer Pantai Gading, Emerse Fae, dalam konferensi pers pasca-pertandingan. “Setelah selesai merayakan, tolong terus kirimkan kami getaran positif agar kami bisa melangkah sejauh mungkin dalam turnamen ini.”

Pelatih kepala Curacao, Dick Advocaat, menyatakan timnya bermain dengan bangga meski kalah. “Kami memainkan tiga pertandingan melawan tiga tim kelas dunia dan (para pemain) melakukan pekerjaan yang luar biasa,” katanya setelah kekalahan 2-0. “Perbedaannya adalah mereka memiliki dua penyerang senilai $150 juta dan itu menunjukkan kualitas pemain mereka. Tapi saya sangat puas dengan pemain saya. Mereka membuat diri mereka dan Curacao bangga.”

Pencapaian ini menjadi momen yang sangat dinantikan bagi Pantai Gading setelah sebelumnya selalu tersingkir di fase grup dalam tiga penampilan Piala Dunia mereka (2006, 2010, dan 2014).

Nicolas Pepe sendiri mencatat rekor sebagai pemain Pantai Gading kedua yang mencetak dwigol di Piala Dunia, mengikuti jejak Aruna Dindane pada 2006.

Curacao, yang menjadi negara terkecil berdasarkan populasi yang pernah bermain di Piala Dunia putra, menunjukkan semangat juang tinggi.

Mereka berhasil mendapatkan poin pertama dalam sejarah Piala Dunia dari hasil imbang melawan Ekuador.

Di pertandingan Grup E lainnya, Ekuador secara mengejutkan mengalahkan Jerman 2-1. Hasil ini membuat Ekuador juga lolos ke babak gugur sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik, sementara Jerman melaju sebagai juara grup.

Pantai Gading selanjutnya akan menghadapi pemenang antara Prancis atau Norwegia, yang merupakan runner-up Grup I, pada 30 Juni di Dallas.

Article ad after last paragraph