HARIANEXPRESS, EAST RUTHERFORD – Ekuador berhasil mengalahkan Jerman dengan skor 2-1 dalam laga Piala Dunia FIFA 2026, sekaligus memastikan tiket ke babak 32 besar. Jumat (26/06/2026)
Kemenangan dramatis ini mengamankan posisi Ekuador sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik yang lolos ke fase gugur. Sementara itu, Jerman telah memastikan diri lolos terlebih dahulu dari Grup E.
Jerman sempat memimpin cepat melalui gol Leroy Sane pada menit kedua, memanfaatkan umpan Florian Wirtz. Ekuador merespons tujuh menit berselang dengan gol Nilson Angulo dari jarak jauh pada menit ke-9.
Pada babak kedua, Gonzalo Plata mencetak gol penentu kemenangan di menit ke-77 setelah memanfaatkan umpan Kevin Rodríguez.
Gol ini memastikan Ekuador lolos ke babak sistem gugur untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka.
Pelatih Ekuador, Sebastián Beccacece, mengungkapkan kegembiraannya atas performa timnya.
“Itulah arti kehidupan, belajar bagaimana menderita dan memiliki keteguhan hati, keyakinan, kepercayaan, ketenangan, dan kepercayaan diri. Dalam menghadapi kesulitan, kami selalu menunjukkan ketenangan. Kami memiliki gagasan tentang cara untuk bekerja,” ujarnya usai pertandingan.
Sementara itu, Julian Nagelsmann, pelatih Jerman, mengakui timnya kehilangan kontrol.
“Ketika Anda memulai pertandingan dengan sangat baik dan unggul, Anda harus fokus pada ruang yang ada. Hari ini kami sedikit kehilangan kendali setelah unggul,” kata Nagelsmann.
Sebelum pertandingan ini, Ekuador belum mencetak gol dalam dua pertandingan grup sebelumnya, setelah bermain imbang dengan Curacao dan kalah dari Pantai Gading.
Kemenangan ini membuktikan kemampuan mereka untuk bangkit di momen krusial.
Kekalahan ini menghentikan rentetan 11 kemenangan beruntun Jerman di semua kompetisi. Ini juga menjadi kekalahan pertama bagi Jerman di Piala Dunia 2026.
Julian Nagelsmann, pelatih Jerman, mendapat kritik karena tidak melakukan rotasi pemain dalam pertandingan ini. Beberapa pihak berpendapat bahwa timnya menunjukkan kelelahan dan kurangnya motivasi.
Hasil pertandingan ini berpotensi mempengaruhi peluang Skotlandia untuk lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Para pendukung Ekuador merayakan kelolosan tim mereka dengan penuh suka cita.


