Kamis, 27 Agustus 2026
Hot

Maroko Lolos Babak Gugur Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Haiti 4-2

Timnas Maroko tunjukkan semangat juang luar biasa, mengalahkan Haiti 4-2 di Mercedes-Benz Stadium dan mengamankan posisi runner-up Grup C di Piala Dunia 2026.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, ATLANTA – Timnas Maroko sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 4-2 atas Haiti dalam laga terakhir Grup C. Pertandingan sengit ini berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Rabu (24/06/2026).

Hasil ini menempatkan Maroko sebagai runner-up Grup C dengan tujuh poin, jumlah yang sama dengan pemuncak klasemen Brasil yang mengalahkan Skotlandia 3-0. Sementara itu, Haiti harus tersingkir dari turnamen tanpa meraih satu pun poin.

Haiti sempat unggul lebih dulu pada menit ke-10 melalui gol bunuh diri kiper Maroko, Yassine Bounou. Namun, Achraf Hakimi berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-39, memanfaatkan bola muntah di area penalti.

Wilson Isidor kembali membawa Haiti memimpin pada menit ke-43 dengan tendangan jarak jauhnya yang keras. Keunggulan Haiti tidak bertahan lama karena Ismael Saibari menyamakan skor 2-2 di menit 45+1 setelah menerima umpan tarik dari Hakimi.

Article ad in the middle of article

Di babak kedua, Maroko baru bisa membalikkan keadaan menjadi 3-2 pada menit ke-78 melalui gol Soufiane Rahimi, yang masuk sebagai pemain pengganti.

Gessime Yassine kemudian memastikan kemenangan 4-2 untuk Maroko di menit ke-89, setelah memanfaatkan kelengahan pertahanan Haiti yang mengira bola telah keluar.

“Kami mencari posisi pertama di grup, tetapi Haiti tidak memiliki apa pun untuk dihilangkan dan memainkan permainan transisi yang baik, jadi itu bukan pertandingan yang mudah bagi kami,” ujar pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi. Ia juga menyatakan bahwa timnya percaya bisa meraih gelar juara dengan komitmen penuh.

“Kami menunjukkan bahwa kami tidak mencuri tempat kami di sini,” ujar manajer Haiti, Sebastien Migne. “Kami layak berada di sini.”

Maroko datang ke turnamen ini dengan reputasi sebagai semifinalis Piala Dunia 2022 Qatar dan konsistensi mereka terus berlanjut. Mereka tidak terkalahkan dalam 31 pertandingan terakhir di semua kompetisi, mencatatkan 26 kemenangan dan lima kali seri.

Tim berjuluk Atlas Lions juga mencetak rekor 601 operan sukses saat mengalahkan Skotlandia, yang merupakan terbanyak bagi tim Afrika di Piala Dunia sejak data modern dikumpulkan tahun 1966.

Ini menunjukkan dominasi penguasaan bola serta kematangan sistem permainan yang dibangun oleh pelatih Mohamed Ouahbi.

Performa Maroko didukung oleh kontribusi pemain kunci seperti Ismael Saibari yang mencetak gol beruntun dan Brahim Diaz sebagai kreator serangan utama dengan dua assist.

Achraf Hakimi juga memimpin berbagai statistik penting di Grup C, dan ia berpotensi mencatatkan penampilan internasional ke-99.

Di lini tengah Maroko, Ayyoub Bouaddi (18 tahun) menunjukkan ketenangan dan kedewasaan saat menghadapi lawan. Sementara itu, di kubu Haiti, Wilson Isidor dan kiper berpengalaman Johny Placide menjadi figur penting meskipun timnya tersingkir.

Haiti, yang kembali ke panggung Piala Dunia setelah absen 52 tahun, belum pernah meraih poin dalam lima pertandingan Piala Dunia sebelumnya.

Dua gol yang mereka cetak di laga ini menyamai total gol mereka sepanjang sejarah partisipasi di Piala Dunia.

Pertemuan Maroko dan Haiti ini merupakan yang pertama di level internasional. Selanjutnya, Maroko akan menghadapi pemenang Grup F (antara Jepang, Belanda, atau Swedia) di babak 32 besar pada Selasa, 30 Juni di Estadio Monterrey, Meksiko.

Article ad after last paragraph