Penjaga gawang Aljazair, Luca Zidane, menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Ia merupakan putra dari legenda sepak bola Zinedine Zidane, yang memilih membela negara asal leluhurnya.
Luca Zidane lahir di Aix-en-Provence, Prancis, pada 13 Mei 1998. Ia memegang tiga kewarganegaraan: Prancis, Spanyol, dan Aljazair dari garis keturunan ayahnya. Keputusannya membela Aljazair didorong oleh kecintaannya pada budaya negara tersebut sejak kecil.
“Kami telah hidup dalam budaya Aljazair sejak kami kecil. Merupakan suatu kehormatan untuk bermain untuk Aljazair. Keputusan akhir adalah milik saya, tetapi saya berbicara dengan keluarga saya, orang tua saya, saudara laki-laki saya, kakek saya. Ayah saya senang, dia tahu itu adalah sesuatu yang ingin saya lakukan. Bisa bermain di Piala Dunia adalah impian setiap anak,” ujar Zidane kepada The Athletic.
Keputusan Zidane untuk berganti federasi secara resmi diterima oleh FIFA pada September 2025. Sebelumnya, ia pernah mewakili Prancis hingga level U-20.
Karier klub Luca Zidane dimulai di akademi Real Madrid dan tim B sekitar tahun 2016. Ia sempat bermain untuk Rayo Vallecano selama dua tahun sebelum bergabung dengan Elche pada 2022. Kini, ia bermain untuk klub Spanyol Granada dengan kontrak hingga Juni 2027.
Penampilan Luca Zidane di Piala Dunia 2026 sempat terancam akibat cedera parah. Ia mengalami patah rahang, patah dagu, dan gegar otak berat akibat benturan udara saat memperkuat Granada melawan Almeria pada akhir April. Cedera tersebut membuatnya harus menjalani operasi.
Meskipun demikian, Zidane berhasil pulih tepat waktu untuk turnamen. Ia tampil impresif dengan melakukan enam penyelamatan saat Aljazair menang 1-0 melawan Belanda sebelum Piala Dunia. Ia juga berhasil menjaga gawangnya tetap bersih dalam debutnya di Piala Dunia melawan Belanda.
Dalam pertandingan melawan Argentina yang berakhir 3-0 untuk kemenangan Lionel Messi, Zidane kembali mengenakan pelindung wajah khusus. Peralatan unik ini dirancang oleh tim medisnya untuk melindungi cedera wajah yang dialaminya.
Perjalanan Luca Zidane di Piala Dunia 2026 tidak hanya menandai debutnya, tetapi juga sejarah baru sebagai bagian dari duo ayah-anak ke-27 yang tampil di turnamen tersebut. Ayahnya, Zinedine Zidane, pernah bermain di tiga Piala Dunia untuk Prancis antara 1998 dan 2006.
Meski demikian, Luca Zidane dan ayahnya adalah duo ayah-anak kedua yang bermain untuk negara berbeda di Piala Dunia. Pasangan sebelumnya adalah Mazinho dan Thiago Alcantara, yang mewakili Brasil dan Spanyol.



