HARIANEXPRESS, Boston – Skotlandia menghadapi Haiti di Boston Stadium pada pertandingan Piala Dunia putra pertama mereka setelah 28 tahun pada Minggu, (14/06/2026) pukul 02:00 BST.
Skuad Skotlandia akan memulai pertandingan dengan John McGinn dan Scott McTominay sebagai starter.
Di lini serang, Che Adams dan Lawrence Shankland akan memimpin, sementara Angus Gunn menjaga gawang.
Pertandingan ini dilangsungkan di Boston Stadium, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat.
Laga Grup C lainnya mempertemukan Brasil melawan Maroko yang berakhir imbang 1-1.
Manajer Kilmarnock, Neil McCann, menyampaikan kekagumannya terhadap tim Skotlandia.
Ia menyatakan adanya semangat dan kepercayaan diri yang spesial dalam grup pemain saat ini.
Mantan bek Skotlandia, Rachel Corsie, juga percaya pada potensi tim.
Ia merasa permainan terbuka akan lebih cocok bagi Skotlandia dalam laga ini.
Stephen O’Donnell, bek kanan Skotlandia, menekankan pentingnya meraih kemenangan awal.
Ia mengingatkan agar tidak meremehkan Haiti sebelum menghadapi Maroko dan Brasil di grup.
“It’s going to be tough against Haiti. You don’t qualify for the World Cup without being a decent side and, like us, they’re going to be looking at the game as their best opportunity to get something,” ujar Stephen O’Donnell (Bek Kanan).
Rekor Skotlandia dalam delapan pertandingan pembuka Piala Dunia adalah dua kemenangan, satu hasil imbang, dan lima kekalahan.
Meskipun format turnamen diperluas, banyak penggemar berharap Skotlandia bisa meraih kemenangan.
Tiga pemain starting XI Skotlandia, yaitu Aaron Hickey (lahir 2002), Lewis Ferguson (lahir 1999), dan Ben Doak (lahir 2005), belum lahir saat terakhir kali Skotlandia tampil di Piala Dunia 1998.
Kris Boyd, mantan striker Skotlandia, merasa tim kali ini lebih siap dari sebelumnya.
Ia menyoroti pengalaman dan kemampuan mencetak gol yang dimiliki skuad.
Siaran langsung pertandingan Haiti melawan Skotlandia dapat disaksikan melalui BBC TV, didengarkan di BBC Radio, atau melalui aplikasi BBC Sounds.
Penggemar Skotlandia, atau yang dikenal sebagai ‘Tartan Army’, telah memadati fanzone di pusat kota Boston.
Mereka bergabung dengan lautan pendukung Brazil, menciptakan suasana karnaval menjelang kick-off.



