Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, JAKARTA – Manchester City berpotensi kehilangan sejumlah gelar jika sanksi kasus finansial mencakup pencabutan trofi, Senin (28/9/2026).
Manchester City dilaporkan dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 tuduhan dalam kasus finansial Premier League. Proses sanksi masih berjalan dan klub tersebut masih memiliki jalur banding.
Tuduhan utama terkait informasi keuangan mencakup sembilan musim, mulai 2009/10 hingga 2017/18. Manchester City meraih tiga gelar Premier League dalam periode tersebut yaitu musim 2011/12, 2013/14, dan 2017/18.
Jika ketiga gelar tersebut dicabut dan diberikan kepada runner-up, Manchester United berpotensi mendapat dua gelar tambahan. Sementara itu, Liverpool berpotensi mendapat satu gelar tambahan.
Piala FA 2010/11 juga masuk dalam periode perkara ketika Manchester City mengalahkan Stoke City di final. Stoke City berpotensi menjadi juara secara retrospektif jika gelar tersebut dicabut dan dialihkan kepada runner-up.
Tiga gelar EFL Cup yang diraih Manchester City pada musim 2013/14, 2015/16, dan 2017/18 turut menjadi bagian dari pembahasan. Berbagai bentuk sanksi dapat dijatuhkan oleh komisi independen termasuk pengurangan poin, denda, hingga pengusiran dari kompetisi.











