HARIANEXPRESS, BMO Field – Jerman berhasil lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Pantai Gading, Minggu (21/06/2026).
Pelatih Tim Nasional Jerman Julian Nagelsmann kini dihadapkan pada dilema terkait peran krusial pemain pengganti andalannya, Deniz Undav.
Masuk pada menit ke-60 saat timnya tertinggal 0-1, penyerang VfB Stuttgart, Deniz Undav, langsung menunjukkan dampak signifikan. Ia mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-68 melalui tendangan voli indah, hasil umpan silang dari pemain pengganti lainnya, Nadiem Amiri.
Kemudian, pada menit keempat waktu tambahan, Undav berhasil mengukuhkan kemenangan Jerman dengan gol penentu. Umpan luar biasa dari Felix Nmecha (Borussia Dortmund) berhasil disempurnakan oleh Undav.
Julian Nagelsmann secara khusus memuji peran Undav dalam pertandingan tersebut. Ia mengakui bahwa performa sang striker akan memunculkan pertanyaan baru.
“Sekarang pasti akan muncul pertanyaan-pertanyaan apakah dia akan mulai bermain suatu saat nanti. Hal itu sangat mungkin terjadi, tapi dia menjalankan perannya dengan sangat baik,” ujar Julian Nagelsmann (Pelatih Tim Nasional Jerman) dalam wawancara dengan ZDF setelah pertandingan grup kedua Piala Dunia 2026.
Nagelsmann juga menyoroti bagaimana Undav mampu menciptakan tekanan lebih di dalam kotak penalti lawan. Hal itu sedikit kurang dimiliki timnya sebelumnya.
“Umpan silang Nadiem luar biasa, dua gol hebat dari Deniz,” puji Julian Nagelsmann (Pelatih Tim Nasional Jerman). Ia melanjutkan, “Umpan dari Felix (Nmecha, red.) dan sentuhan Deniz serta pergerakannya di dalam kotak penalti – hal itu sedikit kurang kami miliki sebelumnya, karena kami terlalu banyak bermain di sekitar area tersebut. Dengan kehadirannya, ada sedikit lebih banyak tekanan di dalam kotak penalti.”
Penampilan Undav yang luar biasa musim ini di Stuttgart telah menjadikan pertanyaan status starter sebagai topik hangat. Namun, Julian Nagelsmann tetap mempercayai Kai Havertz sebagai penyerang tengah utama.
Havertz menjadi starter baik saat Jerman mengalahkan Curacao 7-1, maupun pada laga melawan Pantai Gading. Sementara itu, Undav juga sudah tampil meyakinkan sebagai pemain pengganti saat melawan Curacao, menyumbang satu gol dan dua assist dalam waktu kurang dari setengah jam.
“Dia adalah penyerang sejati,” kata Julian Nagelsmann (Pelatih Tim Nasional Jerman). Ia menambahkan, “Dia memang memiliki insting yang luar biasa, terutama pada gol kedua, saat dia menyelinap di belakang bek dan sejenak tak terjangkau.”
Mengenai rencana selanjutnya untuk Undav di Piala Dunia yang digelar di AS, Meksiko, dan Kanada, Nagelsmann menyatakan semua kemungkinan bisa dipertimbangkan. Ia melihat sisi dilema yang dihadapinya.
“Kita bisa memikirkan segala kemungkinan, dari kedua sisi,” jelas Julian Nagelsmann (Pelatih Tim Nasional Jerman). Ia menambahkan, “Bisa juga dikatakan bahwa saya membiarkannya tetap dalam ritme dan perannya, karena dia telah dua kali berperan penting dalam menentukan hasil pertandingan.”
Deniz Undav sendiri berkomentar singkat mengenai penampilan gemilangnya di Toronto. Ia merasa dalam kondisi yang tepat dan berusaha membawa rasa percaya diri ke lapangan.
“Saya dalam kondisi yang tepat. Saya berusaha membawa rasa percaya diri saya ke lapangan. Saya tahu bahwa saya bisa mencetak gol di setiap pertandingan, apalagi dengan rekan-rekan setim yang luar biasa. Mereka memudahkan tugas saya. Saya hanya berusaha untuk selalu siap,” ujar Deniz Undav (Pemain VfB Stuttgart) di Toronto.
Ia juga menegaskan tidak merasa gugup dan tim membuatnya bermain dengan semangat penuh. Yang terpenting baginya adalah mempertahankan ritme dan sikap positif untuk laga berikutnya.
“Ini hanya pertandingan sepak bola. Tim membuat segalanya jadi mudah bagi saya, sehingga saya bisa bermain dengan penuh semangat,” lanjut Deniz Undav (Pemain VfB Stuttgart). “Pertahankan ritme ini, pertahankan sikap positif – dan kemudian menangkan pertandingan berikutnya.”
Berkat kemenangan atas Pantai Gading, Jerman sudah memastikan diri lolos ke babak gugur. Dengan enam poin, tim DFB akan termasuk di antara delapan tim peringkat ketiga terbaik, jika pun tergelincir ke peringkat ketiga grup.
Jerman akan melakoni pertandingan terakhir babak penyisihan grup melawan Ekuador pada Kamis, 25 Juni 2026. Pertandingan tersebut akan menentukan posisi akhir mereka di grup.



