Selasa, 15 September 2026
Hot

Erick Thohir: FIFA ASEAN Cup Momentum Budaya

Erick Thohir menilai ajang FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum strategis untuk mengangkat budaya Indonesia ke kancah global.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS, JAKARTA – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan ajang FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah global, Senin (8/9/2026).

Turnamen resmi FIFA yang dijadwalkan bergulir pada 25 September hingga 5 Oktober tersebut diproyeksikan menarik lebih dari satu miliar penonton. Angka itu berasal dari akumulasi populasi penggemar sepak bola di kawasan ASEAN ditambah negara-negara tamu seperti Bangladesh, Pakistan, dan Hong Kong divisi 2.

Penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara ini merupakan sebuah kehormatan bagi Indonesia setelah sebelumnya sukses menggelar Piala Dunia U-17 serta FIFA Series. PSSI saat ini menggenjot persiapan matang lewat sosialisasi di dua kota penyelenggara yaitu Jakarta dan Bandung dengan menggandeng kepala daerah masing-masing serta menggelar perarakan trofi.

Article ad in the middle of article

Pihaknya juga menyiapkan area penggemar atau fans zone di sekitar stadion yang telah disetujui FIFA untuk memamerkan ragam budaya, musik, serta kuliner nusantara.

“(FIFA ASEAN Cup 2025) ini kesempatan untuk ikut mengenalkan budaya kita, musik kita, makanan kita juga,” ujar Erick Thohir.

Selain itu, Erick menambahkan bahwa federasi sepak bola dunia mendorong digulirkannya kompetisi yang memperkuat finansial program anggota demi melahirkan tim nasional yang tangguh.

“Mudah-mudahan ini menjadi hype, sehingga penonton tidak hanya mendapat hiburan sepak bola, tetapi juga pengalaman musik, budaya, dan kuliner Indonesia yang terkenal,” ujar Erick Thohir.

Kompetisi ini dibagi menjadi premier division yang dihelat di Indonesia serta challenge division yang berlangsung di Hong Kong. Premier division melibatkan tim-tim unggulan kawasan seperti Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Filipina.

Format turnamen dirancang tanpa babak semifinal di mana juara grup langsung melaju ke partai puncak. Aturan tersebut menuntut setiap tim untuk tampil konsisten sejak laga perdana demi menjaga peluang juara.

Sumber:
  • https://www.antaranews.com/berita/5740700/erick-thohir-sebut-fifa-asean-cup-momentum-angkat-budaya-indonesia
Article ad after last paragraph