HARIANEXPRESS, New Jersey – Tim nasional Brasil bermain imbang 1-1 melawan Maroko dalam pertandingan pembuka Grup C Piala Dunia di Stadion MetLife. Sabtu, (13/06/2026)
Hasil ini membuat Vinicius Jr berhasil menyelamatkan Selecao dari kekalahan pada laga perdana mereka di Piala Dunia.
Sementara itu, Maroko untuk sementara memimpin Grup C karena unggul dalam aspek kartu kuning lebih sedikit.
Ismael Saibari membawa Maroko unggul pada menit ke-21 setelah dengan cerdik menchip bola melewati kiper Alisson Becker.
Gol penyama kedudukan untuk Brasil tercipta 13 menit sebelum jeda melalui aksi spektakuler Vinicius Jr.
Pada awal pertandingan, Maroko tampil dominan dengan mencatatkan 12 tembakan hingga menit ke-30, jumlah terbanyak yang pernah dihadapi Brasil dalam pertandingan Piala Dunia sejak 2018.
Tim asuhan Mohamed Ouahbi gagal memanfaatkan keunggulan ini untuk menambah gol.
Mantan striker Inggris, Dion Dublin, menyatakan bahwertandingan kurang berkualitas.
“Kualitasnya tidak bagus di babak kedua. Tidak ada yang pantas memenangkan pertandingan. Hasil 1-1 cukup adil,” ujar Dion Dublin (Mantan striker Inggris) di BBC Radio 5 Live, Sabtu, 13 Juni 2026.
Mantan striker Inggris, Alan Shearer, juga menyoroti kehati-hatian kedua tim.
“Anda bisa merasakan bahwa kedua tim sangat enggan untuk menyerang terlalu banyak jika mereka meninggalkan sesuatu di belakang dan dihukum,” ujar Alan Shearer (Mantan striker Inggris) di BBC One, Sabtu, 13 Juni 2026.
Vinicius Jr, yang tampil ke-50 untuk tim nasional, menerima umpan dari Bruno Guimaraes di dalam area penalti sebelum melepaskan tembakan keras ke gawang Yassine Bounou.
Di penghujung babak pertama, gelandang Lucas Paqueta hampir membawa Brasil unggul, namun tendangan akrobatiknya berhasil ditepis.
Di babak kedua, meskipun peluang sangat minim bagi kedua tim, Raphinha nyaris mencetak gol kedua setelah gagal menyambut umpan silang rendah dari Guimaraes.
Kiper Alisson Becker juga melakukan penyelamatan gemilang di menit akhir, menggagalkan tendangan rendah Neil El Aynaoui dan upaya lanjutan Ayyoub Bouaddi.
Hasil imbang ini menandai pertama kalinya tim juara Afrika (Maroko) berhasil mencetak gol ke gawang lawan dari Amerika Selatan di Piala Dunia, sebuah pencapaian yang tidak mereka raih saat melawan Peru pada 1970 dan Brasil pada 1998.
Dengan hasil ini, rekor tak terkalahkan Brasil dalam pertandingan pertama mereka di Piala Dunia selama 92 tahun tetap terjaga.
Grup C juga berisi Skotlandia dan Haiti, di mana Skotlandia berpotensi memuncaki grup jika berhasil mengalahkan Haiti.
Sejumlah legenda Brasil dari skuad juara 2002, termasuk Ronaldo, Kaka, dan Roberto Carlos, turut menyaksikan pertandingan ini di New Jersey.



