HARIANEXPRESS, SANTA CLARA – Austria berhasil menandai kembalinya mereka ke Piala Dunia setelah 28 tahun dengan kemenangan 3-1 atas debutan Jordan. Laga Grup J ini berlangsung pada Selasa, (16/06/2026) di Santa Clara, California, Amerika Serikat.
Romano Schmid membuka keunggulan Austria pada menit ke-21 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Jordan sempat memberikan perlawanan sengit, bahkan mampu menyamakan kedudukan lewat gol indah Ali Olwan lima menit setelah babak kedua dimulai.
Masuknya Marko Arnautovic sebagai pemain pengganti di babak kedua menjadi pembeda bagi Austria. Penyerang berusia 37 tahun itu memainkan peran krusial dalam dua gol terakhir.
Arnautovic sempat melihat golnya dianulir pada menit ke-69 akibat handball Stefan Posch setelah tinjauan VAR. Namun, tujuh menit kemudian, ia berhasil memaksa bek Yazan Al Arab untuk mencetak gol bunuh diri.
Kemenangan Austria dipastikan melalui tendangan penalti Arnautovic pada menit ke-90+12, yang sekaligus menggandakan jumlah golnya.
“Kami tahu bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sulit… ada situasi di mana kami melakukan pekerjaan dengan baik, ada fase di mana kami berkinerja buruk,” ujar Konrad Laimer (Gelandang Austria). “Yang penting adalah mentalitas seluruh tim – kami tidak pernah menyerah, kami terus berjuang sampai akhir dan akhirnya kami keluar sebagai pemenang.”
“Kami masih memiliki dua pertandingan di depan, dan berdasarkan apa yang saya lihat dari tim kami hari ini, kami mampu lolos,” ujar Ali Olwan (Pemain Jordan).
Laga ini menjadi penampilan pertama Jordan di turnamen akbar tersebut. Mereka menunjukkan pertahanan yang gigih dan serangan balik cepat yang kerap mengancam pertahanan Austria.
Austria, yang terakhir kali tampil di Piala Dunia 28 tahun lalu, harus bekerja keras untuk mendapatkan tiga poin. Kemenangan ini merupakan yang pertama bagi Austria di Piala Dunia sejak 19 Juni 1990, saat mereka mengalahkan Amerika Serikat 2-1.
Austria kini berada di posisi kedua Grup J menyusul kemenangan 3-0 Argentina atas Aljazair. Jordan, di sisi lain, akan mencari hasil positif di dua pertandingan tersisa mereka di grup.



