Kamis, 27 Agustus 2026
Hot

Gol Kontroversial Portugal ke Gawang Kroasia, Ronaldo dan Ramos Jadi Pahlawan

Gol penalti Cristiano Ronaldo dan gol kemenangan Gonçalo Ramos memastikan Portugal menang atas Kroasia 2-1, dan akan berhadapan dengan Spanyol di babak selanjutnya.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, TORONTO – Portugal berhasil menundukkan Kroasia dengan skor 2-1 dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026, diwarnai keputusan kontroversial VAR yang menganulir gol penyama kedudukan Kroasia. Jumat (03/07/2026)

Portugal bangkit dari ketertinggalan setelah Ivan Perisic mencetak gol pembuka pada menit ke-53 untuk Kroasia. Cristiano Ronaldo kemudian menyamakan kedudukan melalui titik putih di menit ke-68.

Goncalo Ramos memastikan kemenangan Portugal di menit ke-90+4 dengan sundulan setelah Ronaldo digantikan oleh pelatih Roberto Martinez.

Kroasia sempat mengira berhasil menyamakan kedudukan melalui Josko Gvardiol di menit-menit akhir perpanjangan waktu. Namun, gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR yang panjang.

Article ad in the middle of article

VAR memutuskan bahwa Mario Pasalic berada dalam posisi offside dalam proses gol, setelah teknologi Connected Ball Technology (CBT) mengonfirmasi sentuhan bola pada Igor Matanovic.

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menyatakan bahwa kemenangan ini merupakan titik awal bagi timnya di Piala Dunia. Ia juga mengungkapkan kebanggaan atas semangat yang ditunjukkan para pemain.

“Piala Dunia dimulai hari ini untuk kami. Kami bermain dengan penuh kebanggaan, mewakili seragam tim. Kami menunjukkan kepribadian setelah tertinggal. Ini adalah tim yang sangat istimewa dan hari yang sangat istimewa karena Diogo (Jota). Saya puas dan bangga. Sekarang kita harus memikirkan pertandingan selanjutnya,” ujar Roberto Martinez (Pelatih Portugal) di TV Portugal, (02/07/2026).

Pencetak gol kemenangan, Goncalo Ramos, menyebut ini sebagai momen penting dalam karirnya. Ia merasa senang bisa mencetak gol di menit-menit akhir.

“Ini kompetisi spesial. Ini bukan pertama kalinya saya mencetak gol di menit-menit terakhir. Ketika Anda membutuhkan gol di menit-menit akhir, Anda bisa memanggil Goncalo Ramos. Penting bagi kami untuk terus berkembang dalam kompetisi ini. Kami menunjukkan kekuatan grup kami hari ini. Portugal tidak pernah menyerah,” ujar Goncalo Ramos (Pemain Portugal) di TV Portugal, (02/07/2026).

Cristiano Ronaldo juga angkat bicara mengenai pertandingan tersebut dan pertemuannya dengan Luka Modric. Ia menilai timnya pantas meraih kemenangan.

“Saya kagum karena situasi hari ini sangat berarti bagi kami. Bukan hanya karena kami memenangkan pertandingan, tetapi juga karena cara kami menang. Kami tahu ini akan sulit karena Kroasia adalah tim yang fantastis. Setelah gol saya, yang dinyatakan offside, orang-orang mulai percaya. Kemudian keadaan menjadi sedikit lebih baik bagi kami, kami menciptakan beberapa peluang dan pada akhirnya kami pantas memenangkan pertandingan. Saya telah bermain dengan Luka dalam banyak pertandingan dan kami hampir seusia. Dia adalah legenda sepak bola. Saya berkata kepadanya, ‘Selamat atas segalanya. Saya ingin sekali bertemu Anda lagi dan semoga sukses untuk tahun-tahun berikutnya dalam karier Anda.’ Senang rasanya bisa bermain melawannya sekali lagi,” ujar Cristiano Ronaldo (Pemain Portugal) kepada FOX, (02/07/2026).

Kemenangan ini membawa Portugal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Mereka dijadwalkan akan menghadapi rival kuat, Spanyol.

Pertandingan tersebut berpotensi menjadi “derby Iberia” yang menarik. Pertandingan ini juga kemungkinan menjadi penampilan terakhir Luka Modric untuk Kroasia di ajang Piala Dunia.

Teknologi Connected Ball (CBT) dari Adidas, yang digunakan di Piala Dunia 2026, memainkan peran krusial dalam keputusan offside. Teknologi ini dilengkapi sensor gerak IMU 500Hz yang memberikan data real-time untuk sistem VAR.

Penggunaan teknologi canggih ini telah memicu perdebatan di kalangan penggemar dan ahli sepak bola mengenai batas antara keputusan teknis dan semangat permainan.

Article ad after last paragraph