Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS – Gelandang Adrian Purzycki dipastikan absen membela PSIM Yogyakarta dalam laga kontra Persija Jakarta di pekan kelima BRI Super League. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu (10/10) mendatang, Kamis (24/9/2026).
Kepastian absennya sang pemain tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 012/SL/SK/KD-PSSI/IX/2026 yang diterbitkan tertanggal 15 September 2026. Berdasarkan surat tersebut, Purzycki mendapat sanksi tambahan berupa larangan bermain satu pertandingan serta denda senilai Rp10.000.000.
Hukuman tambahan ini bermula dari pelanggaran yang dilakukan Purzycki terhadap Toni Firmansyah saat menghadapi Persebaya Surabaya pada Minggu (13/9). Akibat pelanggaran tersebut, wasit langsung memberikan kartu merah kepada sang pemain di menit ke-50.
Sebelumnya, pemain asal Polandia ini juga telah menerima hukuman otomatis berdasarkan Pasal 55 ayat 5 dan 9 Regulasi Kompetisi BRI Super League 2026/2027. Aturan itu menetapkan sanksi larangan bermain satu pertandingan tambahan beserta denda sebesar Rp15.000.000 bagi pemain yang mendapat kartu merah langsung.
Manajemen Laskar Mataram melalui Manajer Tim Iksan Mahar menyatakan pihaknya menghormati seluruh keputusan yang telah dikeluarkan oleh federasi. Manajemen bersama jajaran pelatih tetap bersikap kooperatif dalam menghadapi situasi ini.
“Adrian Purzycki harus absen dalam dua pertandingan PSIM, yakni kemarin saat melawan Madura United (18/9) dan nanti ketika melawan Persija (10/10) di bulan Oktober. Ia baru bisa kembali bermain saat laga kandang melawan PSM Makassar yang dijadwalkan pada 16 Oktober nanti,” ujar Iksan Mahar.
Kehilangan pilar penting di sektor gelandang tentu menjadi tantangan tersendiri di tengah padatnya jadwal kompetisi. Kendati demikian, kedalaman skuad yang ada diharapkan mampu menutupi kekosongan tersebut.
“Tim pelatih tentu sudah memiliki rencana di lini tengah untuk menghadapi Persija. Seperti halnya perubahan ketika menurunkan Nermin Haljeta kontra Madura United,” pungkas Iksan Mahar.











